12 Cara Cepat Mendapatkan Klien Pertama Kamu – Profesi sebagai freelancer memang jadi idaman banyak orang. Bagaimana tidak, selain bebas mengatur waktu, kamu bisa memilih mana pekerjaan yang ingin kamu lakukan, dan di pengerjaannya dilakukan.

Meskipun begitu, mungkin ada di antara kamu yang masih bingung, apa ya yang harus dilakukan supaya cepat bisa mendapat klien yang mau menggunakan skill kamu?

Nah, mulai sekarang tak usah bingung lagi, karena kami punya info tentang cara cepat menemukan klien pertama kamu. Simak baik-baik ya!

12 Cara Cepat Mendapatkan Klien Pertama Kamu

1CV atau Resume yang Kreatif

cv resume kreatif
Gambar: Shutterstock

Banyak yang salah mengira, bahwa dengan menjadi freelancer berarti kamu tidak membutuhkan CV. Siapa bilang?

Walaupun tidak ditujukan untuk melamar kerja menjadi karyawan pada umumnya, perusahaan atau calon klien biasanya tetap butuh melihat CV kamu, untuk mempelajari sosok yang akan mereka hire.


2Portofolio

portofolio kreatif
Gambar: Format

Ini adalah satu hal yang wajib kamu miliki, di bidang apapun yang kamu geluti. Walaupun biasanya portofolio berisi hasil pekerjaan yang telah dibuat untuk klien sebelumnya, tapi bagi kamu yang belum pernah memiliki klien, kamu bisa memasukkan hasil karya pribadi yangn telah dibuat.

Misalnya kamu adalah seorang freelance writer, tapi artikel yang kamu buat belum pernah ada yang dimuat di media manapun.

Nah, kamu bisa membuat portofolio tulisan apapun yang pernah kamu kerjakan. Dengan begitu, calon klien akan bisa mempelajari gaya penulisanmu.


3Manfaatkan Media Sosial

engagement media sosial - reputasi media sosial - pengaruh media sosial
Gambar: ShutterStock

Di zaman sekarang, salah satu cara cepat untuk mendapatkan klien pertama kamu adalah dengan memanfaatkan sosial media.

Baca Juga: 11 Manfaat Magang yang Berguna untuk Dunia Kerja Nanti

Walaupun saat ini kamu sudah memiliki akun sosmed pribadi, ada baiknya bila kamu membuat akun media sosial yang terpisah untuk urusan pekerjaan. Buatlah nama akun yang terlihat lebih profesional dan berhubungan dengan bidang yang kamu geluti.

Meskipun ada banyak sosial media yang bisa kamu manfaatkan keberadaannya, sebaiknya tak usah menggunakan semua, karena akan sulit mengelolanya. Batasi sampai maksimal 3 atau 4 saja. Utamakan pemanfaatkan platform Twitter, Instagram, dan LinkedIn.


4Follow orang yang tepat

media sosial - freelancer - freelance - kerja lepas

Nah, setelah kamu membuat akun media sosial khusus, follow-lah para profesional lain yang bergerak di bidang sama denganmu.

Hal ini penting, agar kamu selalu mendapat informasi ter-update tentang perkembangan yang terjadi lain di bidang itu.

Malah seringkali, mereka banyak memberikan info tentang project-project yang membutuhkan keahlian tertentu. Siapa tahu kan, cocok dengan skill yang kamu miliki?


5Buat Blog & Vlog

peluang kerja online - blog - membuat blog - blogging
Gambar: ShutterStock

Hampir mirip dengan sosial media, tapi dengan tujuan berbeda. Kalau media sosial bertujuan untuk mempromosikan diri kamu sebagai seorang freelancer, blog dan vlog memberikan sentuhan personal pada pekerjaan kamu.

Baca Juga: Cara Membuat Blog

Misalnya, kamu bisa rutin membuat vlog tentang tip-tips menulis atau fotografi. Bagi kamu yang tak terlalu suka eksis di depan kamera, cobalah untuk membuat blog yang menceritakan keseharian kamu saat bekerja atau tips-tips seputar bidang yang kamu tekuni.

Dengan begitu, lama-lama kamu akan mengumpulkan pengikut setia yang mungkin saja kan, kelak akan jadi berminat menggunakan jasamu? Dengan begitu, mungkin sekali kamu bisa mendapatkan klien pertama dengan cepat.


6Terus Latihan

freelancer bisa bekerja di mana sana dan kapan saja - dribble (1)

Salah satu kebiasaan buruk freelancer adalah hanya menunggu job datang, dan baru bersemangat mengerjakan sesuatu bila ada deadline di depan mata.

Baca Juga: Ada Side Job? Kerjakan Saja di 7 Tempat yang Bikin Produktif Ini

Padahal, saat-saat di mana kamu belum dapat project adalah waktu yang tepat untuk terus mengasah kemampuan kamu.

Untuk kamu yang jadi freelance interpreter, misalnya, berlatihlah menerjemahkan bahasa dari berbagai aksen yang ada.

Sumbernya bisa kamu lihat dari video-video yang ada di youtube. Jadi, saat job datang, kamu sudah lebih dari siap untuk melakukannya dengan baik.


7Volunteer Work

volunteer work

Melakukan pekerjaan tanpa dibayar mungkin terasa agak berat pada awalnya. Bagaimana pun juga ada ongkos dan biaya operasional lainnya yang harus dikeluarkan.

Baca Juga: 6 Tips Mengerjakan Skripsi dan Magang di Waktu Bersamaan

Tapi, dengan memberikan jasamu secara gratis, itu bisa dianggap sebagai sarana promosi juga lho. Misalnya, kamu yang seorang Make-up Artist.

Cobalah untuk menawarkan jasa merias sahabat dan saudara saat wisuda atau bertunangan. Hasil riasannya kan bisa masuk ke dalam portofolio kamu.

Dan siapa tahu saja, ada kerabat yang berminat untuk merekrut jasa kamu untuk merias di pesta pernikahan mereka.


8Selalu Siap Kerja Dadakan

freelancer
Sumber: behance.net

Dunia freelance adalah dunia yang serba penuh kejutan. Tidak jarang lho, suatu Event Organizer membutuhkan talent di menit-menit terakhir sebelum pelaksanaan acara.

Baca Juga: 7 Tips Hari Pertama Magang Buat Kamu, Dijamin Asyik!

Misalnya saja MC yang mereka tugaskan tiba-tiba sakit, dan mendadak kamu ditawarkan untuk menjadi MC pengganti. Bisa saja kan hal itu terjadi?

Nah, di sinilah prinsip nomor 6 tadi berguna. Karena kamu pasti akan selaku siap kapanpun ada klien menawarkan pekerjaan, sebab kamu selalu berlatih mengasah kemampuan.


9Rajin Ikut Pelatihan, Seminar Hingga Workshop

seminar workshop pelatihan

Ada banyak pelatihan di berbagai bidang yang bisa kamu ikuti. Manfaatnya banyak lho. Selain menambah ilmu, kamu juga bisa memperluas jejaring.

Dan sudah bukan rahasia lagi, kalau jejaring yang luas berarti semakin luas juga kemungkinan kamu mendapat aliran rezeki berupa job-job freelance.


10Kirim Email Penawaran & Portofolio

kirim email penawaran - pesan

Salah satu cara cepat menemukan klien pertama kamu adalah mengirimkan email atau surat penawaran berikut portofolio dan rate card ke calon klien incaranmu, misalnya production house, event organizer, dan sebagainya.

Tapi ingat, jangan melakukan spamming ya! Buatlah email yang ramah tapi profesional, dan sesuaikan dengan gaya perusahaan yang kamu tuju. Jangan pernah mengirim satu email ke puluhan alamat secara bersamaan.


11Mencari Project di Platform Freelance

situs freelance - website situs freelance indonesia
Gambar: ShutterStock

Sebagai freelancer, kamu patut bersyukur hidup di zaman serba mudah ini. Sekarang, sudah banyak platform yang memfasilitasi freelancer dan project owner bertransaksi.

Baca Juga: Sulit Dapat Kerja? Ini 8 Contoh Kerja Lepas untuk Penyandang Disabilitas

Kamu tinggal cari di internet dan apply berbagai project sesuai keahlianmu. Dijamin deh, ini adalah cara cepat menemukan klien pertama kamu!


12Berdoa Agar Cepat Mendapatkan Klien Pertama

berdoa

Hal terakhir yang tak kalah pentingnya adalah berdoa. Bagaimanapun juga, semua usaha telah kamu kerahkan.

Sekarang tinggal minta bantuan dari Yang Maha Kuasa agar usaha kamu segera berbuah hasil. Jangan lupa juga selalu minta doa dan dukungan dari kedua orang tua dan keluarga ya.


Penutup

Nah, itulah 12 tips yang bisa kamu terapkan untuk mendapatkan klien pertama kamu. Semoga 12 tips di atas tadi bisa menjadi cara cepat untuk menemukan klien pertama kamu. Yang terpenting, jangan lekas menyerah dan percayalah bahwa usaha tak akan mengkhianati hasil.

Selamat bekerja!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.