Inspirasi 7 Cara Pekerja Freelance Atur Keuangan agar Tidak Nombok

7 Cara Pekerja Freelance Atur Keuangan agar Tidak Nombok
7

7 Cara Pekerja Freelance Atur Keuangan agar Tidak Nombok Sebagai pekerja freelance, waktu untuk bekerja memang lebih fleksibel, sayangnya pendapatan pun jadi ikut fleksibel.

Bulan ini kita bisa dapat cukup banyak pendapatan, tapi bulan depan bisa jadi kita sepi job. Belum lagi urusan pajak yang harus kita rencanakan jauh-jauh hari agar tidak terkena denda pemerintah. 

Tugas kitalah untuk mengelola uang dengan cerdas agar arus kas setiap bulan bisa tetap lancar. Seperti apa sih cara cerdas mengelola uang  buat para freelancer agar tidak nombok tiap bulannya?

Baca Juga: Tambah Penghasilan dengan 10 Kerja Sampingan untuk Mahasiswa Ini

Kami sudah rangkum di bawah ini cara atur keuangan buat pekerja lepas yang bisa kamu coba mulai bulan depan.

7 Cara Pekerja Freelance Atur Keuangan agar Tidak Nombok

Atur Keuangan Dengan Menyiapkan Dana Darurat

Seperti sudah disebutkan di atas, pendapatan sebagai pekerja lepas itu tidak tentu, kadang dapat banyak rupiah, kadang rupiah yang didapat bisa membuat kita mengelus dada. 

Cerdas lah dalam menghadapi hari-hari sepi job dengan menyiapkan dana darurat sebesar 4-6 kali penghasilan rata-rata perbulan. Caranya adalah dengan sisihkan sejumlah uang ke pos khusus dana darurat saat pendapatan kita sedang berlebih. 

Membuka Rekening Terpisah,Teknik Atur Keuangan Efektif

Zaman dulu, ibu-ibu suka menyimpan uangnya dalam beberapa amplop sesuai keperluan. Kita bisa menyontek cara tersebut dengan membuka beberapa rekening bank untuk keperluan berbeda.

Beberapa pos yang wajib dibukakan rekening bank adalah:

  1. Pajak. Ini adalah rekening untuk menyimpan besar nilai pajak yang harus kamu bayarkan dari penghasilan kena pajakmu.
  2. Rekening untuk biaya hidup sehari-hari. Membeli makanan sehari-hari, membayar listrik, beli sabun mandi dan sampo, pergi ke mal di akhir minggu, semua harus kamu ambil dari rekening ini.
  3. Keperluan Bisnis. Ini rekening untuk membayar biaya langganan perangkat lunak atau aplikasi, membayar freelance lainnya, traktiran pertemuan bisnis
  4. Tabungan. Gunakan ini untuk simpanan rencana masa depanmu
  5. Dana Darurat. Hidup seringkali menawarkan hal tak terduga, mulai dari atap bocor sampai tidak ada job selama sebulan penuh, inilah gunanya rekening dana darurat.

Cek Arus Kas Secara Rutin

Buatlah sistem untuk secara rutin mengawasi pengeluaran dan pendapatan mu secara rutin. Rutin di sini bisa harian, mingguan, atau bulanan.

Baca:

Cara ini baik untuk menelusuri kemana uang kita mengalir, baik untuk keperluan pribadi maupun untuk kepentingan bisnis. Apakah kita terlalu banyak jajan, atau kita terlau banyak langganan aplikasi bisnis yang tidak perlu?

Pastikan hitungan pendapatan masih lebih besar dari pengeluaran kamu dalam periode tertentu. Jika yang terjadi malah sebaliknya, maka ini waktunya mengubah caramu menggunakan uang. 

Untuk memudahkan mencatat pengeluaran dan pendapatan, kamu bisa memasang aplikasi pengelola keuangan di ponselmu.

Mengatur Keuangan Masa Pensiun 

Pekerja freelance juga harus tetap pensiun di usia senja. Maka tidak ada salahnya kita mempersiapkan hari depan mulai dari sekarang. 

Atur keuangan kamu untuk masa tua dengan mulai mendaftar produk dana pensiun yang banyak disediakan beberapa bank sebagai program DPLK. 

Selain melalui bank, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program BPJS Bukan Penerima Upah (BPU) yang juga menyediakan program Jaminan Hari Tua (JHT)

Dengan iuran ringan setiap bulannya, manfaat yang kita terima 15 – 20 tahun mendatang akan sangat membantu di usia senja.

Kamu juga bisa mengatur keuangan dengan lebih baik dengan cara menginvestasikan sebagian pendapatanmu. Cara mudahnya, download aplikasi investasi atau kamu juga bisa mulai rajin-rajin menyisihkan Rp100.000 uangmu untuk berinvestasi di KoinWorks.

Atur Keuangan dengan Mengurus diri Sendiri

Pada dasarnya seorang pekerja freelance adalah pebisnis, maka kita juga punya kecenderungan untuk mengalokasikan uang yang kita terima untuk kepentingan bisnis. 

Kita menyalurkan sebagian besar uang kita ke pengembangan bisnis dengan harapan karir freelance kita akan semakin menanjak. Mulai dari biaya langganan aplikasi, sampai membayar makanan untuk pertemuan bisnis, semua akan kita lakukan. 

Pertanyaannya adalah, apakah pertemuan bisnis yang kita lakukan di tempat mahal memang benar perlu atau hanya gengsi? 

Ironisnya, kita sering lupa pada diri sendiri. Uang yang kita pakai dengan dalih untuk kepentingan bisnis masih bisa ditekan dan akan lebih bermanfaat kalau kita simpan sebagai tabungan masa depan. 

Strategi Atur Keuangan dengan Menghasilkan Uang Lebih Banyak

Jika kamu masih merasa keuangan tetap ketat, walaupun sudah mengelola keuangan dengan baik, maka yang salah bukan dengan caramu atur keuangan. Ini saatnya kamu menambah pendapatan.

Baca Juga: 5 Skill Finansial yang Perlu Dimiliki Generasi Milenial, Apa Saja?

Jika dalam bisnis ada diversifikasi usaha, kamu juga bisa menrapkan ini pada pekerjaan freelance mu. Jangan stuck dengan satu keahlian. Gunakan uang dalam rekening bisnismu untuk mempelajari keahlian baru. 

Setelah kamu mengikuti berbagai kursus, cari kesempatan untuk membangun potfolio, dan voila! terbukalah kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 

Menghindari Pembayaran Terlambat

Tanpa disadari, keterlambatan klien melakukan pembayaran bisa jadi penyebab arus kasmu bermasalah.

Di saat kamu membutuhkan uang, sementara pembayaran belum diterima, maka dengan terpaksa kamu akan menggunakan uang dari pos lain, lebih buruk lagi menggunakan kartu kredit.

Baca Juga:

Mengingat dampaknya yang sangat signifikan, kamu harus tegas menetapkan batas akhir pembayaran pada setiap proyek yang kamu kerjakan. Kemudian, kalau klien masih juga terlambat membayar, jangan sungkan untuk menagih. 

Sebagai seorang freelance kesejahteraan finansial kita memang tergantung dari cara kita mengatur keuangan hari ini. Karena itu akan lebih baik kalau kamu mulai sedini mungkin.


Tonton Serial Video Tips & Trik Dunia Freelance


Kontributor
Kontributorhttps://kerjalepas.com/
Penulis kontributor untuk Kerja Lepas. Membahas tentang berbagai hal seputar pekerja lepas atau freelancer dan segala hal yang menyangkut freelancing.

Artikel Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.