Produktivitas Work From Home: Ini 5 Tips Produktif Kerja Online Dari Rumah

Work From Home: Ini 5 Tips Produktif Kerja Online Dari Rumah
W

Work From Home: Ini 5 Tips Produktif Kerja Online Dari Rumah – Penyebaran virus corona yang kini sudah mencakup seluruh dunia mampu mengubah banyak aspek.

Pemerintah di seluruh dunia juga menerapkan berbagai kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut (baca: statistik virus corona di Indonesia dan dunia, real-time!), seperti lockdown seluruh kota maupun negaranya hingga work from home atau kerja dari rumah.

Di Indonesia saat ini, perusahaan-perusahaan, terutama yang bergerak maupun banyak beroperasi di bidang digital, mulai menerapkan kebijakan kerja online dari rumah kepada seluruh karyawannya.

Memang, tidak semua industri bisa menerapkan kebijakan work from home karena banyak peralatan yang hanya tersedia di kantor, pabrik, maupun workshop.

Baca Juga: 7 Tips Menjadi Freelancer Online di Fiverr

Tetapi, bila industri tempat kamu bekerja sangat memungkinkan untuk kerja online dari rumah, terutama bagi kamu para pekerja lepas, kamu bisa baca artikel ini agar bisa tetap produktif selama work from home.

Sebelum kita bahas tentang tipsnya, kenali dulu yuk seluk-beluk work from home atau kerja dari rumah.


Apa Itu Work From Home?

Work from home adalah sebuah istilah yang merujuk pada kegiatan bekerja dari rumah, walaupun seseorang tersebut punya ikatan penuh dengan sebuah perusahaan yang memiliki atau tidak memiliki kantor fisik.

Bangun Karir Impian Dari sekarang

Satu email per minggu untuk karir masa depanmu.
Langganan sekarang demi masa mendatang.

Istilah ini sering disingkat sebagai WFH, di mana seseorang dimungkinkan untuk bekerja dari rumah dengan adanya berbagai fasilitas pembantu seperti akses internet untuk mempermudah koordinasi dengan atasan atau pun rekan kerja lainnya terkait pekerjaan yang ada.

WFH secara prinsip sebenarnya mirip seperti remote working yakni kerja dari jarak jauh, dan remote working tidak secara spesifik menerangkan bahwa seseorang yang kerja dari jarak jauh maksudnya adalah di rumah.

Remote working itu memungkinkan orang untuk bekerja di mana saja, kapan saja, tidak harus di rumah, bisa di coffe shop atau pun co-working space.

Sistem WFH mulai populer diterapkan di dunia utamanya karena adanya perkembangan internet yang semakin pesat, dan karena banyak perusahaan (terutama startup) yang mulai fokus ke ranah digital sehingga mampu menghemat biaya operasional.


Apa Saja Kelebihan Work From Home?

1. Lebih Fleksibel Bagi Pekerja

Pekerja bisa merasakan fleksibilitas yang tinggi saat WFH, terutama karena merasa jenuh dengan lingkungan kantor.

Pekerja juga bisa mengatur kenyamanan saat bekerja bila dilakukan di rumah karena tidak harus berpakaian rapi, bisa bekerja sambil duduk atau tiduran, dan masih banyak lagi.

2. Lebih Produktif Meski Tidak Selalu Terbukti

Meskipun banyak sekali orang yang mengakui bahwa kerja online dari rumah bisa meningkatkan produktivitas, hal ini tidak selalu pasti.

Namun, faktor yang membuat para pekerja umumnya jadi lebih produktif saat kerja dari rumah adalah karena terhindar dari hal-hal yang dapat memicu stres seperti macet di jalan, suasana kantor yang toxic (terutama ketika ada konflik dengan rekan kerja), dapat lebih fokus karena terhindar dari gangguan orang-orang sekitar, dan sebagainya.

3. Hemat Biaya Operasional

Dari segi biaya operasional, baik perusahaan maupun pekerja sebenarnya bisa menghemat banyak. Dari segi perusahaan, misalnya, ketiadaan kantor secara fisik mampu menghemat biaya sewa gedung, OB, listrik, alat-alat kantor beserta furniture di dalamnya, dan sebagainya.

Bagi pekerja, WFH memungkinkan mereka untuk menghemat biaya transportasi, biaya makan atau jajan di luar, dan sebagainya.

4. Hemat Waktu Bagi Pekerja

Waktu tempuh dari rumah ke kantor terkadang mampu menghambat produktivitas dalam hal mengejar deadline.

Bila biasanya kamu membutuhkan waktu 2 jam dari bangun tidur hingga tiba di kantor karena harus mandi, sarapan, berangkat ke stasiun dan menunggu kereta datang hingga tiba di kantor, kerja dari rumah bisa menghemat itu semua, sehingga kamu bisa mengejar deadline lebih cepat.

5. Punya Waktu Lebih Dengan Keluarga

Bila kamu sudah punya keluarga atau pun masih tinggal dengan keluarga, kamu bisa meluangkan lebih banyak waktu dengan mereka.

Alangkah lebih baik bila kamu punya jam kerja yang fleksibel, di mana kamu bisa mengerjakan semua pekerjaanmu di pagi hari hingga siang, dan siang ke malam kamu meluangkan waktu bersama keluarga, dan di malam hari kamu bisa lanjut lagi bekerja.

Bila punya jam kerja fleksibel, itu artinya kamu bisa mengatur waktumu lebih baik lagi dalam hal work and life balance.

Dan masih banyak lagi kelebihan lain yang tentunya akan bergantung pada pribadimu sendiri.


Apa Saja Kekurangan Work From Home?

Meski ada banyak kelebihan yang ditawarkan WFH, ia juga tentu memiliki kekurangan. Ada pun kekurangan WFH adalah sebagai berikut:

1. Tidak Ada Interaksi Sosial Secara Fisik Dengan Rekan Kerja

Manusia adalah makhluk sosial. Meski akan terjadi conference call secara online dengan rekan kerja, tetapi secara fisik, nyatanya kamu tidak berinteraksi dengan mereka.

Hal ini bisa mempengaruhi mood kamu dalam bekerja. Merasa sendirian dan kesepian di rumah. Kurangnya interaksi sosial bisa menurunkan produktivitas.

2. Sulit Membedakan Pekerjaan Dengan Urusan Pribadi

Karena kamu melakukan pekerjaan profesional dan kegiatan pribadi di tempat yang sama, terkadang akan sulit bagimu untuk membedakan mana yang pekerjaan dan mana yang urusan pribadi.

Meski memang tidak selalu bisa dideteksi, terkadang di jam yang seharusnya kamu kerja, kamu malah melakukan urusan pribadi dan menghabiskan energi serta waktu ketika melakukannya.

Bila kamu bisa fokus kerja di rumah karena terhindar dari gangguan-gangguan di lingkungan kantor seperti obrolan rekan kerja dan sebagainya, saat WFH, kamu malah mengalami gangguan-gangguan lain seperti harus mengantarkan pakaian ke laundry, membeli cemilan ke minimarket, menonton Youtube atau Netflix, dan urusan-urusan lain yang sebetulnya bersifat pribadi.

3. Menurunnya Produktivitas

Tentu, WFH bisa mengakibatkan menurunnya produktivitas, sehingga mempengaruhi kinerjamu di dunia pekerjaan.

Ketika kamu mengalami banyak gangguan terkait urusan pribadi seperti yang telah dijabarkan di atas, produktivitasmu dalam dunai pekerjaan pun ikut terganggu.

Selain itu, tidak adanya rekan kerja maupun atasan yang mengawasimu bekerja di rumah juga bisa mempengaruhi kinerjamu karena tidak adanya tekanan dan malah membuatmu terlalu santai serta kurang termotivasi.

Sehingga, procrastination pun tidak terhindarkan.

4. Gaya Hidup yang Jadinya Cenderung Kurang Sehat

Bila kamu memang rajin berolahraga, kamu bisa melakukannya di rumah. Sebaliknya, situasi di rumah bisa malah membuatmu menjadi malas-malasan, sehingga alih-alih kerjaan dan olahraga, akan sangat sulit memulai dua-duanya.


5 Tips Produktif Kerja Online Dari Rumah

Nah sekarang kamu sudah tahu apa itu work from home serta kelebihan dan kekurangannya. Dan perlu kamu ketahui bahwa dalam dunia pekerjaan, produktivitas adalah faktor utama.

Produktivitas akan mempengaruhi performa kamu sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kinerjamu dalam dunia profesional, terutama saat kamu bekerja sebagai freelancer.

Apa saja sih tips produktif kerja online dari rumah? Silakan dibaca.

1. Persiapkan Alat Bantu Sebaik Mungkin Untuk Berkoordinasi Dengan Tim/Rekan Kerja dan Klien

kerja remote work from home kerja online dari rumah

Alat bantu untuk berkoordinasi dengan tim atau pun klien saat ini sudah banyak sekali tersedia, mulai dari aplikasi chatting reguler seperti biasa hingga alat lain yang lebih canggih semacam Google Hangout.

Berikut beberapa alat bantu yang bisa kamu manfaatkan saat kerja online dari rumah:

Video Conferencing Group Calls
1. Zoom

Gratis meeting online hingga 100 peserta dengan Zoom

Industri digital saat ini sudah sangat familiar dengan Zoom. Alat yang satu ini dibuat secara khusus untuk mengakomodir berbagai keperluan seperti meeting yang terjadwal.

Alat ini juga bisa digunakan secara gratis untuk fitur-fitur dasar. Bila kamu dan timmu membutuhkan fitur yang lebih canggih, kamu bisa senantiasa mengupgrade-nya ke versi premium.

2. Google Hangout

Berkolaborasi tak pernah semudah menggunakan Google Hangout

Google Hangout, sama seperti Zoom, juga merupakan alat conferencing calls yang utamanya digunakan untuk berkolaborasi secara online, di manapun, kapan pun. Produk persembahan Google ini bisa digunakan dengan gratis, hampir tanpa batasan berarti.

Task & Project Management Apps
3. Trello

Kolaborasikan progres pekerjaan dengan sistem yang terstruktur

Trello bisa membantumu dan rekan kerjamu untuk saling berkolaborasi, memonitor perkembangan pekerjaan, dan mengatur deadline.

Trello bisa digunakan secara gratis di situsnya, atau kamu juga bisa mengunduh aplikasinya di ponselmu.

4. Asana

Kolaborasikan progres pekerjaan dengan sistem yang terstruktur

Sama seperti Trello, Asana juga bisa membantumu berkolaborasi secara online dengan rekan setim. Lebih asiknya lagi, Asana bisa digunakan secara gratis dan bisa membantumu memantau setiap pekerjaan yang ada beserta deadline-nya.

Team Communication
5. WhatsApp Group

Terhubung dengan siapa saja dengan mudah

Sepertinya, mayoritas perusahaan kini menggunakan WhatsApp lewat fitur WhatsApp Group untuk tetap terhubung dan berkomunikasi seputar pekerjaan.

6. Slack

Semua alat komunikasi profesional dalam satu aplikasi

Meski memang banyak digunakan, terkadang nomor WhatsApp yang kita gunakan untuk pekerjaan sama dengan nomor pribadi.

Untuk memisahkan hal-hal pekerjaan dengan pribadi, orang-orang banyak menggunakan Slack untuk berkomunikasi secara khusus tentang dunia pekerjaan. Penggunaan Slack juga sangat mudah dan sangat mendukung komunikasi antar tim.


2. Tentukan Prioritas Dalam Pekerjaan

prioritas pekerjaan Kerja Online Dari Rumah
Gambar: ShutterStock

Karena kamu sedang bekerja di rumah, kamu tentu harus memprioritaskan pekerjaan terpenting untuk segera diselesaikan, sehingga pekerjaan ini tidak akan terganggu saat kamu harus mengurus anak yang sedang merengek, membersihkan tugas, dan urusan-urusan pribadi lainnya.

Kamu harus bisa memetakan prioritas pekerjaan, baik dari segi urgensi, deadline, dan tingkat kesulitan. Semakin cepat kamu menyelesaikan tugas dengan prioritas tertinggi, semakin fleksibel waktumu untuk pekerjaan lain dengan prioritas minimum.

Untuk membantumu, coba urutkan setiap pekerjaan berdasarkan tingkat prioritas dan usahakan agar mengerjakannya terlebih dahulu.


3. Manfaatkan Alat Manajemen Waktu dan Ukur Berapa Lama Waktu yang Rata-rata Kamu Habiskan untuk Menyelesaikan Suatu Pekerjaan

pekerjaan dengan deadline mepet - kebiasaan freelancer sukses yang patut ditiru - cara membagi waktu antara freelance dan full time - Kerja Online Dari Rumah
Gambar: ShutterStock

Berbagai kondisi saat kerja online dari rumah bisa menyebabkan penurunan produktivitas dan meningkatkan procrastination. Karena tidak pasti, hal-hal tersebut sulit ditebak.

Bila kamu kesusahan dalam mengelola waktu, kamu harus cari tahu apa yang menyebabkannya.

Cara paling mudah adalah dengan mengukur waktu pengerjaan suatu pekerjaan dengan alat manajemen waktu, seperti:

  • Harvest
  • RescueTime
  • Toggl

Coba ukur berapa lama waktu yang kamu habiskan untuk mengerjakan satu pekerjaan, kemudian kamu bisa ingat-ingat lagi, kenapa segitu waktu yang kamu habiskan.

Setelah itu kamu jadi tahu berapa lama waktu pengerjaan yang dibutuhkan untuk jenis-jenis pekerjaan tertentu, jam berapa saja waktu produktifmu dalam seminggu terakhir, dan bila ada gangguan tertentu, berapa lama yang kamu butuhkan untuk mengerjakannya sembari mengatasi gangguan tersebut.

Dengan begitu juga, kamu jadi tahu kapan waktu terbaikmu untuk bekerja, sehingga tugas-tugas dengan prioritas tertinggi bisa kamu kerjaan di waktu-waktu tersebut.


4. Luangkan Waktu untuk Beristirahat dan Batasi Berapa Lama Waktunya

istirahat - santai - tidur
Gambar: ShutterStock

Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri, luangkan juga waktu untuk beristirahat, tidak usah dipaksakan.

Tetapi, saat kamu beristirahat, jangan sampai kebablasan ya. Batasi waktumu untuk beristirahat. Misalnya, kamu bisa memanfaatkan sistem 80/20, di mana 80% waktumu digunakan untuk bekerja, dan 20% sisanya khusus untuk beristirahat.

Hindari media sosial, menonton Netflix dan Youtube, dan hal-hal lainnya yang memancingmu untuk malah kebablasan, kecuali bila jam kerjamu sudah usai atau pun pekerjaanmu sudah selesai.


5. Jaga Mood-mu: Dengarkan Musik, Olahraga Sejenak, dan Siapkan Cemilan

mendengarkan musik sambil bekerja Kerja Online Dari Rumah
Gambar: ShutterStock

Mood bisa mempengaruhi produktivitas. Saat kerja online dari rumah atau work from home, mood jadi indikator yang sangat penting untuk dijaga.

Mendengarkan musik bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga mood tetap baik. Berolahraga ringan seperti push up dan sit up juga bisa membantu tubuhmu tetap segar dan fit.

Bila malas berolahraga, usahakan agar berdiri dan berjalan sejenak, atau bisa juga sembari streching.

Bila kamu senang ngemil, kamu juga bisa mempersiapkan cemilan favoritmu secukupnya. Ngopi juga bisa menjadi salah satu alternatif yang menyenangkan saat work from home. Jangan lupa mandi agar tetap segar!

Intinya, teruslah upayakan agar mood-mu tetap dalam keadaan baik meski harus tetap kerja dari rumah.


Penutup

Nah, itulah berbagai hal penting yang perlu kamu ketahui seputar work from home (WFH) atau kerja online dari rumah, lengkap dengan penjelasan, alat pendukung yang mungkin akan dibutuhkan, dan tips agar selalu produktif.

Bagaimana menurutmu? Ada masukan?

Jangan lupa bagikan ke temanmu di media sosial bila kamu merasa artikel ini bermanfaat, ya!


Artikel Lainnya:


Tonton Serial Video Tips & Trik Dunia Freelance

Subscribe


Artikel Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.